Warga Pabregan Sambut Padat Karya Pembangunan Jalan Lingkungan
- May 21, 2026
- KIM Tunas Melati Ketonggo
- Pembangunan
Gunungkidul — Semangat gotong royong kembali terasa di Balai Padukuhan Pabregan, Kalurahan Sumberejo, saat masyarakat mengikuti sosialisasi program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) pembangunan jalan lingkungan yang akan dilaksanakan di wilayah RT 004 Padukuhan Pabregan. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dimulainya pembangunan infrastruktur desa yang tidak hanya memperbaiki akses jalan, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pembangunan desa.
Sosialisasi yang berlangsung hangat dan penuh antusias itu disampaikan langsung oleh Ulu-Ulu Kalurahan Sumberejo, Yuli Yanto. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staff Ulu-Ulu Rifki Ari, Dukuh Pabregan Anisa Nur Aini, serta tokoh masyarakat dan warga Padukuhan Pabregan. (17/05/2025)
Dalam pemaparannya, Yuli Yanto menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Dana Desa untuk rehabilitasi jalan desa yang bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar melalui konsep padat karya.
“Pembangunan ini bukan hanya soal jalan yang bagus, tetapi bagaimana masyarakat ikut terlibat langsung dalam proses pembangunan desanya sendiri,” ungkapnya di hadapan warga.
Program tersebut mencakup pembangunan jalan lingkungan cor blok di Padukuhan Pabregan RT 004 dengan panjang 221 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 0,12 meter. Pembangunan jalan tersebut bersumber dari Dana Desa dengan total anggaran sebesar Rp49.967.000.
Selain pembangunan jalan cor blok, kegiatan PKTD juga mencakup pembangunan berm jalan dengan panjang 442 meter, lebar 0,30 meter, dan tinggi 0,12 meter dengan anggaran sebesar Rp3.379.565.
Bagi warga Pabregan, pembangunan ini menjadi harapan baru untuk memperlancar aktivitas sehari-hari. Selama ini, akses jalan di wilayah tersebut menjadi salah satu jalur penting bagi mobilitas masyarakat, baik untuk kegiatan pertanian, pendidikan, maupun aktivitas sosial lainnya. Dengan adanya pembangunan cor blok, masyarakat berharap akses menjadi lebih aman dan nyaman, terutama saat musim hujan.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Warga tampak aktif menyampaikan masukan dan pertanyaan terkait teknis pelaksanaan pekerjaan. Dukuh Pabregan, Anisa Nur Aini, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat kebersamaan selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami berharap masyarakat dapat ikut mengawasi, menjaga, sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan ini agar berjalan lancar dan hasilnya benar-benar bermanfaat untuk bersama,” tuturnya.
Program Padat Karya Tunai Desa sendiri dinilai mampu memberikan dampak ganda bagi masyarakat. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur desa, program ini juga membantu pemberdayaan ekonomi warga melalui keterlibatan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan pembangunan.
Di tengah upaya pembangunan desa yang terus bergerak maju, langkah kecil dari Balai Padukuhan Pabregan ini menjadi bukti bahwa pembangunan terbaik lahir dari kolaborasi antara pemerintah kalurahan dan masyarakatnya. Dari musyawarah sederhana di balai padukuhan, harapan tentang akses jalan yang lebih baik kini mulai diwujudkan bersama.