Survei Geolistrik Di Sumberejo, Upaya Ilmiah mengungkap Potensi Air tanah
- Apr 22, 2026
- KIM Tunas Melati Ketonggo
- Pembangunan
Upaya mengatasi krisis air bersih di wilayah selatan Gunungkidul terus dilakukan. Balai Besar Sungai Opak dan Serayu bersama tim geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan survei geolistrik di Kalurahan Sumberejo, Kapanewon Semin, Rabu (22/04/26) untuk mengungkap potensi air tanah yang tersembunyi di bawah permukaan.
Kegiatan survei dilaksanakan di dua titik, yakni Padukuhan Bendungan dan Ketonggo, dengan melibatkan Pemerintah Kalurahan Sumberejo serta dukungan masyarakat setempat. Survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan dan potensi sumber air tanah guna mendukung kebutuhan air bersih warga. Metode geolistrik yang digunakan memungkinkan tim untuk memetakan struktur lapisan bawah tanah tanpa harus melakukan pengeboran langsung. Dengan mengalirkan arus listrik ke dalam tanah, tim dapat membaca karakteristik lapisan bumi dan mendeteksi kemungkinan adanya akuifer. Tim geologi UGM menyampaikan bahwa hasil dari survei ini akan dianalisis lebih lanjut untuk menentukan titik-titik yang berpotensi menjadi sumber air. Data yang diperoleh mencakup kedalaman, ketebalan, serta sebaran lapisan pembawa air di lokasi penelitian.
“Survei ini penting sebagai dasar ilmiah dalam menentukan lokasi pengeboran sumur agar lebih tepat sasaran,” ujar salahsatu tim geologi UGM.
Balai Besar Sungai Opak dan Serayu menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, khususnya di daerah yang kerap mengalami kekeringan. Hasil survei geolistrik diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan sarana air bersih di Kalurahan Sumberejo. Dengan pendekatan ilmiah, potensi kegagalan pengeboran dapat diminimalisir, sehingga pemanfaatan sumber daya air menjadi lebih efektif dan efisien.
Pemerintah Kalurahan Sumberejo menyambut baik kegiatan ini dan berharap ada tindak lanjut konkret dari hasil survei yang telah dilakukan.
“Kami berharap hasilnya bisa segera dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan air masyarakat,” ujar Sudirman Lurah Sumberejo.
Survei geolistrik ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan ketersediaan air bersih di wilayah Sumberejo. Dengan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, harapan akan akses air yang lebih memadai semakin terbuka di masa mendatang.
(KIM-GK/RFK)